conectique.com
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita diabetes di
Mengerikan bukan? Sebelum ancaman tersebut mengincar Anda, ada baiknya Anda mengenal Diabetes lebih jauh.
Diabetes atau kencing manis merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglisemia), karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Insulin merupakan hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang normal.
Umumnya sistem pencernaan akan mengubah sebagian makanan menjadi gula yang disebut glukosa. Gula tersebut kemudian masuk ke dalam aliran darah dan siap menjadi energi bagi sel-sel tubuh dengan bantuan hormon insulin.
Namun bagi penderita diabetes, insulin yang dihasilkan tubuh tidak cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal, sehingga terjadi penumpukan sejumlah gula di dalam darah dan sisanya masuk ke dalam urin lalu dibuang.
Untuk mengetahui gejala diabetes dapat didiagnosa dengan dua cara, yaitu dengan cara melihat kadar glukosa darah sewaktu puasa dan kadar glukosa darah 2 jam setelah makan.
Menurut standar WHO gula darah Anda disebut normal jika kurang dari 110 mg/dl setelah makan. Jika melebihi jumlah tersebut (140 mg/dl) disebut juga dengan hiperglikemia postprandial, kondisi ini sudah termasuk dalam pre-diabetes.
Namun menurut panduan yang dikeluarkan bersama oleh European Society of Cardiology (ESC) dan European Association for the Study of Diabetes (EASD), data glukosa darah setelah makan akan memberikan keterangan yang lebih baik tentang risiko akan penyakit kardiovaskular di kemudian hari, dibandingkan dengan data glukosa sewaktu puasa
Dua Tipe Penyakit Diabetes
Penyakit ini terbagi ke dalam dua jenis, dimana keduanya sama-sama mengganggu proses pengaturan kadar gula.
Diabetes Tipe 1, Diabetes ini diderita oleh 1 dari 10 penderita diabetes. Pada tipe ini, jumlah insulin yang diproduksi pankreas kurang, sehingga penderitanya akan tergantung pada suntikan insulin setiap hari seumur hidup. Sehingga disebut juga sebagai Diabetes Mellitus yang tergantung insulin. Biasanya diabetes tipe 1 akan menyerang sebelum usia 30 tahun, dengan gejala yang muncul secara tiba-tiba, seperti :
- Rasa haus yang luar biasa
- Sering kencing
- Merasa lapar luar biasa
- Kehilangan berat badan tanpa sebab
- Lemas dan letih
Diabetes Tipe 2, Diabetes ini disebut juga Diabetes Mellitus yang tidak tergantung insulin. Diabetes tipe ini merupakan diabetes yang umum dan menyerang diusia 40 tahun ke atas terutama pada orang yang bertubuh gemuk. Penyakit ini bisa diatasi jika penderitanya melakukan diet seimbang, penurunan berat badan dan rajin berolah raga. Gejala yang akan timbul pada penderita diabetes tipe ini diantaranya :
- Haus luar biasa
- Sering kencing
- Penglihatan kabur
- Luka yang lama sembuh
- Mudah tersinggung
- Tangan dan kaki sering kesemutan atau “mati rasa”
- Infeksi kandung kemih, vagina dan kulit yang terjadi berulang-ulang
Jika Anda termasuk dalam kelompok orang yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2, segeralah melakukan pemeriksaan dini. Pasalnya penelitian telah membuktikan adanya hubungan yang erat antara diabetes dengan risiko penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti stroke atau penyakit jantung. Faktor risiko yang perlu diperhatikan antara lain, memiliki riwayat diabetes pada keluarga, berat badan berlebih, melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg, menderita hipertensi (140/90 mmhg) dan kolesterol tinggi.
No comments:
Post a Comment